Contoh paragraf deduktif :
Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.
Contoh Paragraf deduktif :
Tikus adalah musuh petani yang sangat merugikan. Berpuluh-puluh hektar lebih sawah di berbagai daerah mengalami gagal panen disebabkan padinya dimakan tikus.Tanaman lain seperti singkong pun tak luput menjadi korbannya, bahkan buah petai cina yang sudah tua juga habis digerogoti binatang ini. Tak hanya itu saja bahkan binatang ternak seperti ayam dan bebek pun juga diserang tikus.
Contoh Paragraf Induktif dan Deduktif :
“Rasa hormat terhadap peraturan itu selalu mengalami perkembangan. Anak kecil
sampai kira kira berumur delapan tahun memiliki rasa hormat bercampur rasa takut terhadap peraturan. Bagi anak peraturan ini bersifat mistis dan tidak tahu dari mana peraturan itu datang. Saat ini anak belum ada pengalaman yang memadai untuk merumuskan peraturan sehingga tidak dapat lain peraturan harus dipandang sebagai sesuatu yang suci dan tidak dapat diganggu gugat. Sementara itu , untuk mencapai otonomi, seorang anak harus keluar dari tahap heteronomi. Cara mencapainya adalah melalui aktivitas- aktivitas kokoperatif dalam hubungan saling menghormati dan tidak terdapat hubungan otoritas. Arah perkembangan rasa hormat kepada peraturan itu adalah mengerti peraturan peraturan secara otonom dan melaksanakannya.”
Selasa, 31 Mei 2016
Jumat, 22 April 2016
Kerangka karangan dan contoh kutipan langsung dan tidak langsung (Tugas 2)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
1.1 Latar Belakang
Memilih gadget untuk anak-anak bukanlah perkara mudah. Perkembangan dunia gadget saat ini menuntut kita sebagai orang tua semakin bijak memilih perangkat elektronik apa yang cocok diperkenalkan kepada si kecil, dan pada usia berapa.
1.2 Rumusan Masalah
1. Haruskah orangtua memberikan gadget untuk anaknya ?
2. Apa dampak yang terjadi bila orangtua salah memilih gadget untuk anaknya ?
1.3 Batasan Masalah
Bahasan ini hanya mencakup seputar pemilihan gadget yang tepat, yang diberikan orangtuanya untuk anak .
1.4 Tujuan Penulisan
1. Mencari tau cara pengawasan yang baik pada gadget, agar anak tidak bebas menggunakan gadget
2. Mencari gadget yang cocok untuk anak
1.5 Metode Penelitian
Berpikir secara langsung dengan topic yang akan dibahas
BAB II
Landasan Teori
Akses anak-anak kepada gadget saat ini semakin mudah. Dan, tidak ada salahnya mengenalkan gadget seperti tablet atau smartphone kepada anak. Pastikan selalu awasi agar mereka tidak mengakses konten negatif. Orang tua juga perlu mengenalkan barang-barang elektronik sesuai dengan umurnya. Pada Usia bayi dan balita sangat tertarik dengan suara dan sinar. Kedua hal itu tersedia dalam smartphone. Tapi sebelum mengenalkan smartphone Anda harus memerhatikan radiasinya. American Association of Pediatrics menyarankan anak-anak tidak menonton televisi atau memandang layar komputer sampai usia mereka 2 tahun. Anak-anak menggunakan teknologi lebih serius. Mereka mulai mahir memakai tablet, PC, dan laptop. Orang tua harus memastikan konten yang dikonsumsi anak sesuai dengan usianya. Penggunaan internet juga harus dibatasi, agar tidak menganggu waktu belajar. Mulailah edukasi mereka cara-cara menjaga privasi, keamanan, dan etika berinternet. Saat bermain game online pastikan tidak mengandung materi kekerasan.
BAB III
Hasil dan Pembahasan
Gadget yang cocok untuk anak adalah Samsung Galaxy Tab 3 Kids Perangkat ini akan lebih fun dan aman untuk anak. Perangkat akan kaya konten, lebih interaktif, dan bisa digunakan untuk pendidikan," kata J.K. Shin, CEO Samsung Electronic, Selasa, 28 Agustus 2013 Galaxy Tab 3 Kids ini tampaknya adalah "anak" dari tablet Samsung yang lainnya. Untuk itu, Samsung memilih warna-warna cerah yang sesuai digunakan di mana saja. Selain itu, ukurannya pas dalam genggaman anak. Samsung juga menyediakan stylus pen untuk kemudahan menggambar.
Untuk masalah teknis, perangkat ini memiliki ukuran layar 7 inci dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean. Kamera depan berkekuatan 1,3 megapiksel. Samsung memutuskan untuk memperkecil kekuatan kamera agar anak tidak menggunakannya untuk hal yang tidak diinginkan.
Tablet ini juga dilengkapi dengan sistem timer dan kontrol orang tua. Orang tua bisa mengaturnya dengan kode rahasia agar anak bermain setelah diizinkan.
BAB VI
Penutup
Kesimpulan
Gadget yang cocok untuk anak adalah Samsung Galaxy Tab 3 Kids, Perangkat akan kaya konten, lebih interaktif, dan bisa digunakan untuk pendidikan dan mempunyai sistem timer dan kontrol orang tua.
Kutipan dapat dinyatakan dalam bentuk kutipan langsung seperti contoh berikut :“
Kemajuan teknologi memang sangat penting untuk kehidupan manusia jaman sekarang. Karena teknologi adalah salah satu penunjang kemajuan manusia.” (Aling Indra, Kemajuan Teknologi, 20012, Hal. 2)
Contoh kutipan tidak langsung :
Menurut Gallagher sebagaimana dikutip Gurevetch (dalam Rusadi 2002:9) ada dua sumber keterbatasan organisasi media dalam memproduksi berita yaitu dari sumber ekstern dan intern.
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
1.1 Latar Belakang
Memilih gadget untuk anak-anak bukanlah perkara mudah. Perkembangan dunia gadget saat ini menuntut kita sebagai orang tua semakin bijak memilih perangkat elektronik apa yang cocok diperkenalkan kepada si kecil, dan pada usia berapa.
1.2 Rumusan Masalah
1. Haruskah orangtua memberikan gadget untuk anaknya ?
2. Apa dampak yang terjadi bila orangtua salah memilih gadget untuk anaknya ?
1.3 Batasan Masalah
Bahasan ini hanya mencakup seputar pemilihan gadget yang tepat, yang diberikan orangtuanya untuk anak .
1.4 Tujuan Penulisan
1. Mencari tau cara pengawasan yang baik pada gadget, agar anak tidak bebas menggunakan gadget
2. Mencari gadget yang cocok untuk anak
1.5 Metode Penelitian
Berpikir secara langsung dengan topic yang akan dibahas
BAB II
Landasan Teori
Akses anak-anak kepada gadget saat ini semakin mudah. Dan, tidak ada salahnya mengenalkan gadget seperti tablet atau smartphone kepada anak. Pastikan selalu awasi agar mereka tidak mengakses konten negatif. Orang tua juga perlu mengenalkan barang-barang elektronik sesuai dengan umurnya. Pada Usia bayi dan balita sangat tertarik dengan suara dan sinar. Kedua hal itu tersedia dalam smartphone. Tapi sebelum mengenalkan smartphone Anda harus memerhatikan radiasinya. American Association of Pediatrics menyarankan anak-anak tidak menonton televisi atau memandang layar komputer sampai usia mereka 2 tahun. Anak-anak menggunakan teknologi lebih serius. Mereka mulai mahir memakai tablet, PC, dan laptop. Orang tua harus memastikan konten yang dikonsumsi anak sesuai dengan usianya. Penggunaan internet juga harus dibatasi, agar tidak menganggu waktu belajar. Mulailah edukasi mereka cara-cara menjaga privasi, keamanan, dan etika berinternet. Saat bermain game online pastikan tidak mengandung materi kekerasan.
BAB III
Hasil dan Pembahasan
Gadget yang cocok untuk anak adalah Samsung Galaxy Tab 3 Kids Perangkat ini akan lebih fun dan aman untuk anak. Perangkat akan kaya konten, lebih interaktif, dan bisa digunakan untuk pendidikan," kata J.K. Shin, CEO Samsung Electronic, Selasa, 28 Agustus 2013 Galaxy Tab 3 Kids ini tampaknya adalah "anak" dari tablet Samsung yang lainnya. Untuk itu, Samsung memilih warna-warna cerah yang sesuai digunakan di mana saja. Selain itu, ukurannya pas dalam genggaman anak. Samsung juga menyediakan stylus pen untuk kemudahan menggambar.
Untuk masalah teknis, perangkat ini memiliki ukuran layar 7 inci dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean. Kamera depan berkekuatan 1,3 megapiksel. Samsung memutuskan untuk memperkecil kekuatan kamera agar anak tidak menggunakannya untuk hal yang tidak diinginkan.
Tablet ini juga dilengkapi dengan sistem timer dan kontrol orang tua. Orang tua bisa mengaturnya dengan kode rahasia agar anak bermain setelah diizinkan.
BAB VI
Penutup
Kesimpulan
Gadget yang cocok untuk anak adalah Samsung Galaxy Tab 3 Kids, Perangkat akan kaya konten, lebih interaktif, dan bisa digunakan untuk pendidikan dan mempunyai sistem timer dan kontrol orang tua.
Kutipan dapat dinyatakan dalam bentuk kutipan langsung seperti contoh berikut :“
Kemajuan teknologi memang sangat penting untuk kehidupan manusia jaman sekarang. Karena teknologi adalah salah satu penunjang kemajuan manusia.” (Aling Indra, Kemajuan Teknologi, 20012, Hal. 2)
Contoh kutipan tidak langsung :
Menurut Gallagher sebagaimana dikutip Gurevetch (dalam Rusadi 2002:9) ada dua sumber keterbatasan organisasi media dalam memproduksi berita yaitu dari sumber ekstern dan intern.
EIGRP
Metric yang digunakan sama dengan IGRP namun dikali 256 sebab memakai metric 32 bit, sedangkan IGRP 24 bit.
Metric = BW + delay
BW Æ (10 ^ 7 / BW ) x 256
Delay Æ (delay / 10 ) x 256
Komposisi metric seperti ini dinamakan composite metric. (path bandwidth value dan cumulative delay)
Perbandingan EIGRP dan IGRP terletak pada:
a. compability mode b. hop count
c. route tagging
d. automatic protocol distribution
Route tagging
Penandaan route external yang dapat dilakukan EIGRP tapi tidak oleh IGRP.
Sama seperti IGRP, EIGRP juga memakai Autonomous System (AS) yang harus sama.
Table pada EIGRP: a. topology table b. neighbor table c. routing table
Info pada topology & neighbor digunakan untuk menentukan jarak ke tujuan.
Proses convergence
Router-router EIGRP membentuk adjacency dengan router tetangga melalui hello & dead message, dilakukan multicast 224.0.0.10, router lain membalas dengan ACK secara unicast.
Bila tidak membalas maka route dinyatakan down, info ini disimpan pada neighbor &
topology table.
Diffusing Update Algortihm (DUAL)
DUAL digunakan untuk menghitung jalur ke tujuan, istilah yang penting:
- feasible distance (fd)
- reported distance (rd)
- feasible successor (fs)
- successor (s)
Feasible distance Æ jarak ke tujuan yang dilihat dari sisi diri sendiri.
Reported distance Æ jarak ke tujuan yang dilihat dari sisi tetangga.
Pemilihan successor & feasible dilakukan berdasarkan feasible & reported distance. Pententuan successor yaitu berdasarkan jalur yang feasible distancenya paling kecil ke
tujuan.
Diffuse Update Algorithm (DUAL) pada EIGRP memiliki successor dan feasible successor ke network tujuan berdasarkan reported distance dan feasible distance.
Pada saat DUAL bekerja, status router EIGRP dalam keadaan aktif, bila route telah convergence, barulah berubah menjadi pasif kembali.
Proses lengkap pemilihan atau sampai convergence pada EIGRP:
a. hello message dikirim dengan 224.0.0.10 b. neighbor dan topology table didapatkan
c. info pada topology table (feasible dan reported distance) didapat lalu digunakan untuk menghitung successor dan feasible successor.
d. Perhitungan dilakukan oleh DUAL
e. Convergence didapatkan
Info yang terdapat pada topology table:
a. feasible distance b. reported distance c. route status
d. interface information e. copyan dari successor
Successor yang asli disimpan dalam routing table yang menjadi metric terbaik ke destination network.
Info yang terdapat pada neighbor table:
a. neighbor address
b. hold time (berapa kali dikirim tidak menerima ACK)
c. SRTT (Smooth Rand Trip Time): waktu untuk hello packet bolak balik Æ send dan ACK
d. sequence number e. queue count
Karakteristik EIGRP:
a. Efisien dalam bandwidth
b. Mendukung VLSM dan subnetting c. Independent dalam routed protocol
Independent reouted protocol berarti protocol Dependent Module (PDM), routed protocol yang digunakan tidak hanya IP, tapi dapat juga IPX, dll.
EIGRP technologies:
a. Network discovery dan recovery b. DUAL
c. Protocol Dependent Module (PDM)
d. Reliablity Transport Protocol (RTP)
EIGRP juga memiliki packet-packet sebagai berikut:
a. hello Æ saat membentuk koneksi awal Æ 224.0.0.10 b. ACK Æ balasan dari hello packet
c. update Æ untuk update
d. reply Æ balasan query packet
e. query Æ bila ada perubahan topology, query packet dikirim
EIGRP adalah hybrid routing protocol, yang memiliki sisi:
a. Distance Vector: maksimal top count 224 berbeda dengan IGRP yang maksimal top count 255
b. Link State: mengirim hello message dan punya topology table yang menggambarkan keseluruhan network.
Administrative Distance (AD) nya:
a. internal EIGRP: semua menjalankan EIGRP, ADnya 90
b. eksternal EIGRP: ada router yang tidak memakai IGRP, dikenali dengan route tagging, nilai AD route ini 170
Command-command EIGRP
a. Setting routing protocol:
Router(config)# router eigrp AS number
Router(config-router)# network network directly connected
Router(config-router)# no auto-summary
Rotuer(config-router)# eigrp log-neighbor-changes
b. Command show:
- Melihat routing table
Routing# show ip route
- Melihat routing protocol spesifik
Routing# show ip protocol
- Melihat neighbor eigrp:
Routing# show ip eigrp neighbor
- Melihat topology eigrp:
Routing# show eigrp topology
c. Command debug:
Router# debug eigrp fsm Æ melihat aktivitas FUAL Router# eigrp packet
Manual summary pada EIGRP
Analisa: EIGRP mirip dengan IGRP sebagai Cisco Properietary routing protocol, tetapi lebih fast convergence & dapat menangani scability network. Secara default EIGRP menjalakan auto summary, ini tidak baik bagi discontigous network Æ network yang disubnetting atau di VLSM tapi dipisahkan oleh network lain.
Metric = BW + delay
BW Æ (10 ^ 7 / BW ) x 256
Delay Æ (delay / 10 ) x 256
Komposisi metric seperti ini dinamakan composite metric. (path bandwidth value dan cumulative delay)
Perbandingan EIGRP dan IGRP terletak pada:
a. compability mode b. hop count
c. route tagging
d. automatic protocol distribution
Route tagging
Penandaan route external yang dapat dilakukan EIGRP tapi tidak oleh IGRP.
Sama seperti IGRP, EIGRP juga memakai Autonomous System (AS) yang harus sama.
Table pada EIGRP: a. topology table b. neighbor table c. routing table
Info pada topology & neighbor digunakan untuk menentukan jarak ke tujuan.
Proses convergence
Router-router EIGRP membentuk adjacency dengan router tetangga melalui hello & dead message, dilakukan multicast 224.0.0.10, router lain membalas dengan ACK secara unicast.
Bila tidak membalas maka route dinyatakan down, info ini disimpan pada neighbor &
topology table.
Diffusing Update Algortihm (DUAL)
DUAL digunakan untuk menghitung jalur ke tujuan, istilah yang penting:
- feasible distance (fd)
- reported distance (rd)
- feasible successor (fs)
- successor (s)
Feasible distance Æ jarak ke tujuan yang dilihat dari sisi diri sendiri.
Reported distance Æ jarak ke tujuan yang dilihat dari sisi tetangga.
Pemilihan successor & feasible dilakukan berdasarkan feasible & reported distance. Pententuan successor yaitu berdasarkan jalur yang feasible distancenya paling kecil ke
tujuan.
Diffuse Update Algorithm (DUAL) pada EIGRP memiliki successor dan feasible successor ke network tujuan berdasarkan reported distance dan feasible distance.
Pada saat DUAL bekerja, status router EIGRP dalam keadaan aktif, bila route telah convergence, barulah berubah menjadi pasif kembali.
Proses lengkap pemilihan atau sampai convergence pada EIGRP:
a. hello message dikirim dengan 224.0.0.10 b. neighbor dan topology table didapatkan
c. info pada topology table (feasible dan reported distance) didapat lalu digunakan untuk menghitung successor dan feasible successor.
d. Perhitungan dilakukan oleh DUAL
e. Convergence didapatkan
Info yang terdapat pada topology table:
a. feasible distance b. reported distance c. route status
d. interface information e. copyan dari successor
Successor yang asli disimpan dalam routing table yang menjadi metric terbaik ke destination network.
Info yang terdapat pada neighbor table:
a. neighbor address
b. hold time (berapa kali dikirim tidak menerima ACK)
c. SRTT (Smooth Rand Trip Time): waktu untuk hello packet bolak balik Æ send dan ACK
d. sequence number e. queue count
Karakteristik EIGRP:
a. Efisien dalam bandwidth
b. Mendukung VLSM dan subnetting c. Independent dalam routed protocol
Independent reouted protocol berarti protocol Dependent Module (PDM), routed protocol yang digunakan tidak hanya IP, tapi dapat juga IPX, dll.
EIGRP technologies:
a. Network discovery dan recovery b. DUAL
c. Protocol Dependent Module (PDM)
d. Reliablity Transport Protocol (RTP)
EIGRP juga memiliki packet-packet sebagai berikut:
a. hello Æ saat membentuk koneksi awal Æ 224.0.0.10 b. ACK Æ balasan dari hello packet
c. update Æ untuk update
d. reply Æ balasan query packet
e. query Æ bila ada perubahan topology, query packet dikirim
EIGRP adalah hybrid routing protocol, yang memiliki sisi:
a. Distance Vector: maksimal top count 224 berbeda dengan IGRP yang maksimal top count 255
b. Link State: mengirim hello message dan punya topology table yang menggambarkan keseluruhan network.
Administrative Distance (AD) nya:
a. internal EIGRP: semua menjalankan EIGRP, ADnya 90
b. eksternal EIGRP: ada router yang tidak memakai IGRP, dikenali dengan route tagging, nilai AD route ini 170
Command-command EIGRP
a. Setting routing protocol:
Router(config)# router eigrp AS number
Router(config-router)# network network directly connected
Router(config-router)# no auto-summary
Rotuer(config-router)# eigrp log-neighbor-changes
b. Command show:
- Melihat routing table
Routing# show ip route
- Melihat routing protocol spesifik
Routing# show ip protocol
- Melihat neighbor eigrp:
Routing# show ip eigrp neighbor
- Melihat topology eigrp:
Routing# show eigrp topology
c. Command debug:
Router# debug eigrp fsm Æ melihat aktivitas FUAL Router# eigrp packet
Manual summary pada EIGRP
Analisa: EIGRP mirip dengan IGRP sebagai Cisco Properietary routing protocol, tetapi lebih fast convergence & dapat menangani scability network. Secara default EIGRP menjalakan auto summary, ini tidak baik bagi discontigous network Æ network yang disubnetting atau di VLSM tapi dipisahkan oleh network lain.
Kamis, 21 April 2016
Switching Concepts
Switching adalah proses meneruskan frame ke tujuan berdasarkan destination MAC
address, ini yang dilakukan oleh Switch.
Local Area Network itu sendiri terdiri dari 3 layer pada OSI model:
1. Layer 1 : repeater dan hub (tidak memisahkan collision domain, dan tidak memisahkan broadcast domain)
2. Layer 2 : switch dan bridge (memisahkan collision domain, dan tidak memisahkan broadcast domain)
3. Layer 3 : router (tidak memisahkan collision domain, dan memisahkan broadcast domain)
Selain collision domain, faktor lain yang mempengaruhi perform network yaitu:
a.) multitasking :environment pada jaringan
b.) pemakaian aplikasi seperti browser yang melibatkan jaringan c.) pengaturan client-server pada jaringan
Bentuk jaringan LAN yang umum yaitu ethernet, tujuan dan fungsi utamanya :
a.) best effort delivery ke tujuan
b.) memastikan semua hos jaringan dapat berbagi media yang sama
Ethernet mempunyai standard IEEE 802.3 yang memiliki kelemahan:
- shared media
- bila tidak dibantu device layer 2, tidak memisahkan collision domain
CSMA/ CD digunakan oleh ethernet untuk mengatasi collision pada collision domain yang sama, tapi sifatnya mendeteksi setelah collision domain terjadi pertama kalinya, bukan mencegahnya.
Faktor-faktor lainnya yaitu:
- penggunaan bandwidth yang besar untuk multimedia, graphic, file, dll
- latency pada jaringan
Latency atau delay adalah waktu yang diperlukan oleh frame dari source menuju destination, contohnya:
a.) NIC delay : berapa lama waktu sampai titik menerjemahkan data menjadi layer- layer data untuk dikirim oleh layer 1
b.) Propagation delay : waktu yang diperlukan dikur dari delay media misal UTP, dll
c.) Network device delay : delay yang dihasilkan network device
Perbandingan ketiga layer:
1.) Layer 1 :
Hub maupun repeater tidak melakukan microsegmentation berdasarkan apapun
2.) Layer 2 :
Switch maupun bridge melakukan microsegmentation berdasarkan MAC address, dalam mengirim data ke tujuan
3.) Layer 3 :
Router mengirim data berdasarkan destination ip address, malekukan pemisahan broadcast dan collision domain
Switch terdiri dari dua jenis berdasarkan kesamaan bandwidth port-portnya:
a.) symetric switching
Switch yang semua portnya memiliki besar bandwidth yang sama misalnya bila
10 Mbps, maka semua port 10 Mbps
b.) asymetic swtiching
Switch yang port-portnya tidak memiliki bandwidth yang sama besar, ada beberapa port yang uplink atau lebih besar bandwidthnya, biasanya digunakan oleh konektivitas ke server
Berdasarkan sistem antrian data frame ke tujuan, witch juga dibedakan menjadi dua:
a.) port-based memory buffer
Pada saat melakukan antrian di dalam switch, maka frame dimasukkan dalam incoming port yang spesifik barulah diforward ke tujuannya. Penyimpanan dilakukan pada port
b.) shared memory buffer
Frame tidak disimpan dalam incoming port yang spesifik, tapi disimpan dalam memory switch. Besar frame data yang disimpan dipengruhi oleh besarnya memory pada switch.
Kedua sistem penyimpanan dilakukan saat destination sibuk atau ada frame yang belum sampai ke tujuannya sehingga pengiriman berikut ke tujuan yang sama harus mengantri dibelakangnya.
Tujuan dari microsegmentation:
a.) mengisolasi traffisc pada network
b.) meningkatkan bandwidth
Tambahan
Bila CAM table pada switch telah lengkap maka switch setelah membentuk Virtual Circuit (VC) yang artinya dapat langsung memforward frame ke tujuan dengan membuat jalur khusus (dari MAC address dalam hal ini)
Analisa :
Switch adalah device layer 2, memisahkan collision domain, tapi tidak memisahkan broadcast domain.
Memisahkan collision domain artinya melakukan microsegmentasi yang memberikan keuntungan yaitu dapat mengisolasi traffic dan meningkatkan bandwidth pada tiap host yang terhubung di port masing-masing switch.
address, ini yang dilakukan oleh Switch.
Local Area Network itu sendiri terdiri dari 3 layer pada OSI model:
1. Layer 1 : repeater dan hub (tidak memisahkan collision domain, dan tidak memisahkan broadcast domain)
2. Layer 2 : switch dan bridge (memisahkan collision domain, dan tidak memisahkan broadcast domain)
3. Layer 3 : router (tidak memisahkan collision domain, dan memisahkan broadcast domain)
Selain collision domain, faktor lain yang mempengaruhi perform network yaitu:
a.) multitasking :environment pada jaringan
b.) pemakaian aplikasi seperti browser yang melibatkan jaringan c.) pengaturan client-server pada jaringan
Bentuk jaringan LAN yang umum yaitu ethernet, tujuan dan fungsi utamanya :
a.) best effort delivery ke tujuan
b.) memastikan semua hos jaringan dapat berbagi media yang sama
Ethernet mempunyai standard IEEE 802.3 yang memiliki kelemahan:
- shared media
- bila tidak dibantu device layer 2, tidak memisahkan collision domain
CSMA/ CD digunakan oleh ethernet untuk mengatasi collision pada collision domain yang sama, tapi sifatnya mendeteksi setelah collision domain terjadi pertama kalinya, bukan mencegahnya.
Faktor-faktor lainnya yaitu:
- penggunaan bandwidth yang besar untuk multimedia, graphic, file, dll
- latency pada jaringan
Latency atau delay adalah waktu yang diperlukan oleh frame dari source menuju destination, contohnya:
a.) NIC delay : berapa lama waktu sampai titik menerjemahkan data menjadi layer- layer data untuk dikirim oleh layer 1
b.) Propagation delay : waktu yang diperlukan dikur dari delay media misal UTP, dll
c.) Network device delay : delay yang dihasilkan network device
Perbandingan ketiga layer:
1.) Layer 1 :
Hub maupun repeater tidak melakukan microsegmentation berdasarkan apapun
2.) Layer 2 :
Switch maupun bridge melakukan microsegmentation berdasarkan MAC address, dalam mengirim data ke tujuan
3.) Layer 3 :
Router mengirim data berdasarkan destination ip address, malekukan pemisahan broadcast dan collision domain
Switch terdiri dari dua jenis berdasarkan kesamaan bandwidth port-portnya:
a.) symetric switching
Switch yang semua portnya memiliki besar bandwidth yang sama misalnya bila
10 Mbps, maka semua port 10 Mbps
b.) asymetic swtiching
Switch yang port-portnya tidak memiliki bandwidth yang sama besar, ada beberapa port yang uplink atau lebih besar bandwidthnya, biasanya digunakan oleh konektivitas ke server
Berdasarkan sistem antrian data frame ke tujuan, witch juga dibedakan menjadi dua:
a.) port-based memory buffer
Pada saat melakukan antrian di dalam switch, maka frame dimasukkan dalam incoming port yang spesifik barulah diforward ke tujuannya. Penyimpanan dilakukan pada port
b.) shared memory buffer
Frame tidak disimpan dalam incoming port yang spesifik, tapi disimpan dalam memory switch. Besar frame data yang disimpan dipengruhi oleh besarnya memory pada switch.
Kedua sistem penyimpanan dilakukan saat destination sibuk atau ada frame yang belum sampai ke tujuannya sehingga pengiriman berikut ke tujuan yang sama harus mengantri dibelakangnya.
Tujuan dari microsegmentation:
a.) mengisolasi traffisc pada network
b.) meningkatkan bandwidth
Tambahan
Bila CAM table pada switch telah lengkap maka switch setelah membentuk Virtual Circuit (VC) yang artinya dapat langsung memforward frame ke tujuan dengan membuat jalur khusus (dari MAC address dalam hal ini)
Analisa :
Switch adalah device layer 2, memisahkan collision domain, tapi tidak memisahkan broadcast domain.
Memisahkan collision domain artinya melakukan microsegmentasi yang memberikan keuntungan yaitu dapat mengisolasi traffic dan meningkatkan bandwidth pada tiap host yang terhubung di port masing-masing switch.
Rabu, 20 April 2016
Sistem Operasi
Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer.
Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :
1.Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi.
Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output
2.Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat
keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda.
3.Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk menyelesaikan
permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem basis data, video games, program
bisnis dan lain-lain.
4.User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain. Hubungan antara
komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat pada Gambar

Sistem operasi didefinisikan sebagai :
• Resource allocator
Sistem operasi mengatur dan mengalokasikan sumber daya – sumber daya sistem komputer
• Program control
Sistem operasi melakukan control eksekusi dari program user dan operasi input output.
• Kernel
Sistem operasi sering disebut kernel, yaitu suatu program yang berjalan sepanjang waktu (selain program aplikasi).
Analisa : Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :
1.Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi.
Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output
2.Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat
keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda.
3.Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk menyelesaikan
permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem basis data, video games, program
bisnis dan lain-lain.
4.User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain. Hubungan antara
komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat pada Gambar

Sistem operasi didefinisikan sebagai :
• Resource allocator
Sistem operasi mengatur dan mengalokasikan sumber daya – sumber daya sistem komputer
• Program control
Sistem operasi melakukan control eksekusi dari program user dan operasi input output.
• Kernel
Sistem operasi sering disebut kernel, yaitu suatu program yang berjalan sepanjang waktu (selain program aplikasi).
Analisa : Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Struktur Sistem Operasi
Manajemen Proses
Untuk mengatur proses yang ada, sistem operasi bertanggung jawab pada aktrifitas-aktifitas yang berhubungan denagn manajemen proses berikut :
Pembuatan dan penghapusan proses yang dibuat oleh user atau sistem.
Menghentikan proses sementara dan melanjutkan proses.
Menyediakan kelengkapan mekanisme untuk sinkronisasi proses dan komunikasi proses.
Manajemen Memori Utama
Memori utama atau biasanya disebut dengan memori adalah sebuah array besar berukuran word atau byte, dimana setiap array tersebut mempunyai alamat tertentu. Memori adalah perangkat penyimpan volatile. Isi memori akan hilang apabila terjadi kegagalan system.
Untuk mengatur memori, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas- aktifitas manajemen memori sebagai berikut :
Menjaga dan memelihara bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan.
Memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika tersedia ruang di memori.
Mengalokasikan dan mendealokasikan ruang memori jika diperlukan.
Manajemen File
File adalah kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh pembuatnya (user). Biasanya, file berupa program (baik dalam bentu source maupun object) dan data.
Untuk mengatur file, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan manajemen file sebagai berikut:
Pembuatan dan penghapusan file.
Pembuatan dan penghapusan direktori.
Primitif-primitif yang mendukung untuk manipulasi file dan direktori.
Pemetaan file ke memori sekunder.
Backup file ke media penyimpanan yang stabil (nonvolatile).
Manajemen I/O
Sistem operasi bertanggung-jawab pada aktifitas-aktifitas sistem I/O sebagai berikut:
Sistem buffer-caching
Antarmuka device-driver secara umum.
Driver untuk device hardware-hardware tertentu.
Manajemen Penyimpan Sekunder
Karena memori utama (primary storage) bersifat volatile dan terlalu kecil untuk mengakomodase semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan penyimpan sekunder (secondary storage) untuk back up memori utama. Beberapa sistem komputer modern menggunakan disk untuk media penyimpan on-lin, baik program maupun data.
Sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen penyimpan sekunder sebagai berikut:
Pengaturan ruang bebas.
Alokasi penyimpanan.
Penjadwalan disk.
Sistem Jaringan (Sistem Terdistribusi)
Sistem terdistribusi adalah kumpulan prosessor yang tidak menggunakan memori atau clock bersama-sama. Setiap prosessor mempunyai local memori sendiri. Prosessor-prosessor pada sistem dihubungkan melalui jaringan komunikasi. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan protocol.
Sistem terdistribusi memungkinkan user untuk mengakses sumber daya (resource) yang beragam. Dengan mengakses sumber daya yang dapat digunakan bersama-sama tersebut akan memberikan keuntungan dalam
Meningkatkan kecepatan komputasi
Meningkatkan ketersediaan data
Meningkatkan kehandalan sistem
Sistem Proteksi
Proteksi adalah suatu mekanisme untuk mengontrol akses oleh program, proses atau user pada sistem maupun resource dari user.
Mekanisme sistem proteksi yang harus disediakan sistem meliputi :
Membedakan antara penggunaan yang sah dan yang tidak sah.
Menentukan kontrol yang terganggu.
Menetapkan cara pelaksanaan proteksi.
Sistem Command Intepreter
Beberapa perintah yang dimasukkan ke sistem operasi menggunakan pernyataan kontrol yang digunakan untuk
Manajemen dan pembuatan proses
Penangananan I/O
Manajemen penyimpan sekunder
Manajemen memori utama
Akses sistem file
Proteksi
Jaringan
Program yang membaca dan menterjemakan pernyataan kontrol disebut dengan command-line intepreter atau shell pada UNIX. Fungsinya adalah untuk mengambil dan mengeksekusi pernyataan perintah berikutnya.
Analisa :
Sistem operasi terdiri dari beberapa komponen, antara lain manajemen proses, manajemen memori utama, manajemen file, manajemen sistem I/O, manajemen penyimpan sekunder, system jaringan, system proteksi dan system
command interpreter. Pada Proses, Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses memerlukan sumber daya (resource) tertentu seperti waktu CPU, memori, file dan perangkat I/O untuk menyelesaikan tugasnya.
Pada Memori, Memori adalah penyimpan yang dapat mengakses data dengan cepat yang digunakan oleh CPU dan perangkat I/O
Pada Manajemen File, File adalah kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh pembuatnya (user)
Untuk mengatur proses yang ada, sistem operasi bertanggung jawab pada aktrifitas-aktifitas yang berhubungan denagn manajemen proses berikut :
Pembuatan dan penghapusan proses yang dibuat oleh user atau sistem.
Menghentikan proses sementara dan melanjutkan proses.
Menyediakan kelengkapan mekanisme untuk sinkronisasi proses dan komunikasi proses.
Manajemen Memori Utama
Memori utama atau biasanya disebut dengan memori adalah sebuah array besar berukuran word atau byte, dimana setiap array tersebut mempunyai alamat tertentu. Memori adalah perangkat penyimpan volatile. Isi memori akan hilang apabila terjadi kegagalan system.
Untuk mengatur memori, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas- aktifitas manajemen memori sebagai berikut :
Menjaga dan memelihara bagian-bagian memori yang sedang digunakan dan dari yang menggunakan.
Memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika tersedia ruang di memori.
Mengalokasikan dan mendealokasikan ruang memori jika diperlukan.
Manajemen File
File adalah kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh pembuatnya (user). Biasanya, file berupa program (baik dalam bentu source maupun object) dan data.
Untuk mengatur file, sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas yang berhubungan dengan manajemen file sebagai berikut:
Pembuatan dan penghapusan file.
Pembuatan dan penghapusan direktori.
Primitif-primitif yang mendukung untuk manipulasi file dan direktori.
Pemetaan file ke memori sekunder.
Backup file ke media penyimpanan yang stabil (nonvolatile).
Manajemen I/O
Sistem operasi bertanggung-jawab pada aktifitas-aktifitas sistem I/O sebagai berikut:
Sistem buffer-caching
Antarmuka device-driver secara umum.
Driver untuk device hardware-hardware tertentu.
Manajemen Penyimpan Sekunder
Karena memori utama (primary storage) bersifat volatile dan terlalu kecil untuk mengakomodase semua data dan program secara permanen, sistem komputer harus menyediakan penyimpan sekunder (secondary storage) untuk back up memori utama. Beberapa sistem komputer modern menggunakan disk untuk media penyimpan on-lin, baik program maupun data.
Sistem operasi bertanggung jawab pada aktifitas-aktifitas manajemen penyimpan sekunder sebagai berikut:
Pengaturan ruang bebas.
Alokasi penyimpanan.
Penjadwalan disk.
Sistem Jaringan (Sistem Terdistribusi)
Sistem terdistribusi adalah kumpulan prosessor yang tidak menggunakan memori atau clock bersama-sama. Setiap prosessor mempunyai local memori sendiri. Prosessor-prosessor pada sistem dihubungkan melalui jaringan komunikasi. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan protocol.
Sistem terdistribusi memungkinkan user untuk mengakses sumber daya (resource) yang beragam. Dengan mengakses sumber daya yang dapat digunakan bersama-sama tersebut akan memberikan keuntungan dalam
Meningkatkan kecepatan komputasi
Meningkatkan ketersediaan data
Meningkatkan kehandalan sistem
Sistem Proteksi
Proteksi adalah suatu mekanisme untuk mengontrol akses oleh program, proses atau user pada sistem maupun resource dari user.
Mekanisme sistem proteksi yang harus disediakan sistem meliputi :
Membedakan antara penggunaan yang sah dan yang tidak sah.
Menentukan kontrol yang terganggu.
Menetapkan cara pelaksanaan proteksi.
Sistem Command Intepreter
Beberapa perintah yang dimasukkan ke sistem operasi menggunakan pernyataan kontrol yang digunakan untuk
Manajemen dan pembuatan proses
Penangananan I/O
Manajemen penyimpan sekunder
Manajemen memori utama
Akses sistem file
Proteksi
Jaringan
Program yang membaca dan menterjemakan pernyataan kontrol disebut dengan command-line intepreter atau shell pada UNIX. Fungsinya adalah untuk mengambil dan mengeksekusi pernyataan perintah berikutnya.
Analisa :
Sistem operasi terdiri dari beberapa komponen, antara lain manajemen proses, manajemen memori utama, manajemen file, manajemen sistem I/O, manajemen penyimpan sekunder, system jaringan, system proteksi dan system
command interpreter. Pada Proses, Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses memerlukan sumber daya (resource) tertentu seperti waktu CPU, memori, file dan perangkat I/O untuk menyelesaikan tugasnya.
Pada Memori, Memori adalah penyimpan yang dapat mengakses data dengan cepat yang digunakan oleh CPU dan perangkat I/O
Pada Manajemen File, File adalah kumpulan informasi yang saling berhubungan yang sudah didefinisikan oleh pembuatnya (user)
Kamis, 07 April 2016
Pengertian Bahasa dan contohnya
1. Pengertian Bahasa
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.
Contohnya :
Misalnya berupa :
- Alat-alat itu digunakan untuk berkomunikasi misalnya gerak badaniah, alat bunyi-bunyian, kentongan, lukisan, gambar, dsb).
Contohnya :
- bunyi tong-tong memberi tanda bahaya
- adanya asap menunjukkan bahaya kebakaran
- alarm untuk tanda segera berkumpul
- bedug untuk tanda segera melakukan sholat
- telepon genggam untuk memanggil orang pada jarak jauh
- simbol – tanda stop untuk pengguna jalan, simbol laki-laki dan perempuan bagi pengguna toilet.
- gambar peta yang menunjukkan jalan
- suasana gemuruh kentongan dipukul tanda ketika ada bahaya
- adanya asap tampak dari kejauhan pertanda kebakaran
- bunyi alarm (suasana tanda bahaya gempa bumi/bencana alam) dsb.
sumber : http://goresanhijauku.blogspot.com/2011/11/menggunakan-bahasa-indonesia-secara.html
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.
Contohnya :
Misalnya berupa :
- Alat-alat itu digunakan untuk berkomunikasi misalnya gerak badaniah, alat bunyi-bunyian, kentongan, lukisan, gambar, dsb).
Contohnya :
- bunyi tong-tong memberi tanda bahaya
- adanya asap menunjukkan bahaya kebakaran
- alarm untuk tanda segera berkumpul
- bedug untuk tanda segera melakukan sholat
- telepon genggam untuk memanggil orang pada jarak jauh
- simbol – tanda stop untuk pengguna jalan, simbol laki-laki dan perempuan bagi pengguna toilet.
- gambar peta yang menunjukkan jalan
- suasana gemuruh kentongan dipukul tanda ketika ada bahaya
- adanya asap tampak dari kejauhan pertanda kebakaran
- bunyi alarm (suasana tanda bahaya gempa bumi/bencana alam) dsb.
sumber : http://goresanhijauku.blogspot.com/2011/11/menggunakan-bahasa-indonesia-secara.html
Langganan:
Postingan (Atom)